Bekantan malang dilepasliarkan di Pulau Sawangi

Bekantan malang dilepasliarkan di Pulau Sawangi

Batulicin, Jumat 27 September 2019, Petugas Karantina Pertanian Banjarmasin Wilker Batulicin bersama Petugas BKSDA dan KPH Kusan melepasliarkan 1 ekor induk Bekantan di Pulau Sawangi.

Sungguh malang nasib induk Bekantan ini, habitatnya terbakar dan ketika menyeberang jalan raya untuk menyelamatkan diri dari kobaran api, nahas tak dapat dihindari, seorang pengendara sepeda motor secara tidak sengaja menabrak dan meninggalkannya begitu saja. Beruntung siswa SMA dan Polisi yang melintas segera menyelamatkannya.

Bekantan tersebut kemudian diserahkan ke Kantor Karantina Pertanian Banjarmasin Wilker Batulicin untuk segera mendapatkan pertolongan karena menderita luka-luka serius. Pertolongan pertama di lakukan dengan memberikan suntikan antibiotik dan vitamin berkoordinasi dengan Dinas Pertanian.

“setelah mendapatkan pertolongan pertama, kami segera berkoordinasi dengan pihak BKSDA untuk proses selanjutnya karena instansi yang berwenang menangani Satwa Liar dan Dilindungi adalah BKSDA “ ujar Suci panggilan akrab Petugas Karantina Hewan yang sudah bertugas selama 3 tahun di Batulicin.

Pulau Sawangi merupakan Kawasan Konservasi Satwa liar, salah satunya Bekantan yang merupakan fauna endemik Kalimantan. Petugas BKSDA mengatakan, ini merupakan kali ke-2 pelepasliaran Bekantan dalam bulan ini. Minggu sebelumnya ada juga Bekantan berjenis kelamin jantan yang dilepasliarkan ditempat yang sama.

Semoga Bekantan yang menjadi kebanggaan masyarakat kalimantan ini keberadaannya terus lestari dan terhindar dari kepunahan.

#LaporKarantina
#KarantinaPertanianBanjarmasin
#SaveBekantan

Informasi Terkait