40 Batang Bibit Anggur Ilegal Ditahan Karantina Banjarmasin

40 Batang Bibit Anggur Ilegal Ditahan Karantina Banjarmasin

Banjarmasin - Karantina Banjarmasin melakukan penahanan terhadap pemasukan bibit anggur dari Polandia. Sebanyak 40 batang bibit anggur tanpa dokumen ini siap untuk ditanam di wilayah Kalimantan Selatan.
Penahanan bibit tersebut dilakukan oleh petugas Karantina Banjarmasin Wilayah Kerja Bandara Syamsudin Noor di Kantor Pos Landasan Ulin. Hal ini merupakan hasil koordinasi yang baik dengan Petugas Bea dan Cukai di kantor pos (22/02).
Atep dan Enjet, petugas Karantina Banjarmasin, langsung melakukan pemeriksaan terhadap bibit anggur tersebut. Dari hasil pemeriksaan, petugas mengambil keputusan untuk melakukan tindakan penahanan.

Penahanan dilakukan karena tidak terpenuhinya persyaratan karantina yang diwajibkan, seperti Phytosanitary Certificate (PC) dari negara asal dan Surat Ijin Pemasukan (SIP) Menteri Pertanian serta dikhawatirkan membawa Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) dari Polandia.
"Karena persyaratan administrasi seperti PC dan SIP Mentan tidak ada, maka kami tahan bibit ilegal ini," ujar Atep.
"Bila pemilik tidak dapat memenuhi persyaratan karantina, maka bibit anggur akan ditolak atau dimusnahkan," tambah Enjet.
Maraknya jual beli online seperti sekarang ini, membuat peluang lalulintas benih maupun bibit ilegal semakin besar. Ini merupakan tantangan besar bagi Petugas Karantina untuk lebih meningkatkan pengawasan di tempat pemasukan dan pengeluaran.

Informasi Terkait