• SELAMAT DATANG DI WEBSITE BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS I BANJARMASIN
  • PIMPINAN & STAF BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS I BANJARMASIN MENOLAK SUAP, PUNGLI & GRATIFIKASI DALAM BENTUK APAPUN
  • Cegah Virus Corona, Jaga Kesehatan dengan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)

Kepala Dinas Perkebunan & Peternakan Propinsi Kalsel, Dukung Merdeka Ekspor

Kepala Dinas Perkebunan & Peternakan Propinsi Kalsel, Dukung Merdeka Ekspor
Banjarbaru - Rencana kegiatan Merdeka Ekspor yang digagas Kementerian Pertanian Republik Indonesia kembali mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Kepala Dinas Perkebunan & Peternakan Propinsi Kalimantan Selatan drh. Suparmi, MM. Hal ini disampaikan Suparmi saat menerima kunjungan Kepala Karantina Banjarmasin Nur Hartanto yang dampingi Sub. Koordinator Substasi Karantina Tumbuhan Priyatno, di Banjarbaru pada senin pagi (26/7).
 
Kedatangan Nur Hartanto sendiri selain menyampaikan rencana kegiatan Merdeka Ekspor, juga sekaligus mensosialisasikan aplikasi iMace.
 
"Kegiatan Merdeka Ekspor ini rencananya digelar secara daring dan luring yang di pusatkan di cargo bandara Ngurah Rai Denpasar. Karantina Pertanian Banjarmasin menjadi salah satu dari 17 UPT yang akan melakukan kegiatan pelepasan ekspor pada tanggal 19 Agustus 2021 tersebut dan bersama pemerintah daerah berkesempatan untuk berdialog langsung bersama Presiden RI Joko Widodo." ungkap Nur Hartanto.
 
"Selain itu untuk menunjang kegiatan ekspor di daerah, Badan Karantina Pertanian sendiri telah membuat aplikasi iMace. Aplikasi iMace ini hadir sebagai bentuk upaya Badan Karantina Pertanian dalam membantu pemerintah daerah memetakan komoditas pertanian yang berpotensi ekspor diwilayahnya," tambah Nur.
 
Mendengar paparan tersebut, Suparmi menyambut baik rencana kegiatan Merdeka Ekspor dan hadirnya Aplikasi iMace tersebut.
 
"Saya sangat mendukung & mengapresiasi rencana kegiatan Merdeka Ekspor ini, karena memang potensi perkebunan Kalsel cukup banyak dan berpotensi untuk dapat di ekspor. Apalagi dengan iMace kami dari pemerintah daerah semakin terbantu untuk memetakan potensi komoditas pertanian di setiap kabupaten yang berpotensi untuk bisa diekspor agar dapat dipacu untuk dikembangkan" jelas Suparmi.
 
"Untuk itu kami akan segera menunjuk petugas untuk menjadi admin iMace propinsi, karena aplikasi ini sangat informatif dalam memberikan data komoditas ekspor, peta komoditas dan persyaratannya. Kami juga dari pemerintah propinsi akan berusaha memastikan agar Pj. Gubenrur Kalimantan Selatan dapat hadir dalam kegiatan tersebut," tambahnya.

Informasi Terkait