Dukung Ekspor Pertanian Kalimantan Selatan, Karantina Pertanian Banjarmasin Serahkan Aplikasi i-Mace

Dukung Ekspor Pertanian Kalimantan Selatan, Karantina Pertanian Banjarmasin Serahkan Aplikasi i-Mace
Banjarmasin (02/08) -Karantina Pertanian Banjarmasin menyerahkan aplikasi i-Mace kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kalimantan Selatan, Syaiful Azhari. Penyerahan I I dilakukann dalam kegiatan Merdeka Ekspor di PT.BAP, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (31/08).

Aplikasi i-Mace (Indonesia Map of Agriculture Commodities Exports) merupakan sebuah inovasi layanan real time dari Kementerian Pertanian. Aplikasi ini memberikan informasi berupa jenis komoditas unggulan ekspor di masing–masing wilayah, informasi negara tujuan, serta tren volume ekspor. Dengan layanan ini, diharapkan dapat mempermudah pemerintah daerah dalam memetakan komoditas pertanian unggulan ekspor, sekaligus dapat mengembangkan potensi ekspor terkait upaya peningkatan ekonomi di sektor pertanian di wilayahnya.
 
Dalam pemaparannya tentang aplikasi i-Mace, Kepala Karantina Pertanian Banjarmasin Nur Hartanto diwakili Kasi Karantina Tumbuhan Priyatno, menjelaskan, "Data pemetaan potensi ekspor komoditas pertanian ini, nantinya dapat digunakan untuk memprediksi dan menyelesaikan semua permasalahan dalam peningkatan volume ekspor komoditas pertanian khususnya di wilayah Kalsel. Akselerasi dan target ekspor komoditas pertanian unggulan dari wilayah Kalimantan Selatan diharapkan dapat tercapai secara optimal.”
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kalsel, Syaiful Azhari menyampaikan apresiasinya atas aplikasi i-Mace ini. "Aplikasi ini bagus dan kami apresiasi sehingga dapat mendorong peningkatan ekspor komoditas pertanian di Kalimantan Selatan," ujar Syaiful Azhari.
 
Dalam sesi diskusi, Kepala Bea dan Cukai Banjarmasin juga mendukung dengan adanya aplikasi i-Mace ini. "Kami mendukung aplikasi i-Mace ini, mudah digunakan oleh siapa saja apalagi outputnya berhubungan dengan tupoksi Bea dan Cukai dalam pengawasan Ekspor di Pelabuhan dan Bandara," ujar Kepala Bea Cukai Banjarmasin Kurnia Saktiyono.
 
Nah SobatQ, Karantina Pertanian Banjarmasin bersama Pemerintah Provinsi bersinergi untuk peningkatan ekspor komoditas pertanian dari Bumi Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan.
 

Informasi Terkait