Karantina Banjarmasin Kuatkan Peranan dengan Gandeng Instansi Terkait

Karantina Banjarmasin Kuatkan Peranan dengan Gandeng Instansi Terkait

Karantina Banjarmasin adakan sosialisasi dan koordinasi terkait penguatan peran karantina dengan instansi terkait di wilayah Kabupaten Kotabaru. Ini dilakukan dalam upaya menjaga Pulau Kalimantan tetap bebas penyakit Brucellosis. Kegiatan ini diadakan pada hari Kamis (11/10) di Hotel Grand Surya Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan.

Hadir dalam acara ini Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani yang diwakili oleh Drh. Tri Wahyuni, M.Si selaku Kepala Bidang Hewan Hidup, sekaligus narasumber. Turut hadir Kepala Karantina Banjarmasin, Kepala Balai Veteriner Banjarbaru, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Kotabaru, Polres Kotabaru, Kodim 1004 Kotabaru, Lanal Kotabaru, KSOP Kotabaru, Perusahaan dan instansi terkait.

Tri Wahyuni menyampaikan, sebagaimana diamanatkan dalam UU No.16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. "Fungsi Karantina Hewan yaitu untuk mencegah masuknya penyakit melalui media pembawa yang dilalulintaskan baik dalam bentuk hewan maupun produknya, baik dari luar negeri maupun antar area di dalam negeri. Dengan banyaknya tempat pemasukan yang belum ditetapkan sangat sulit untuk melakukan pengawasan, oleh karena itu dibutuhkan kerjasama antar instansi terkait di wilayah Kabupaten Kotabaru ini," ujar Tri Wahyuni.

Kepala Karantina Banjarmasin, drh. Achmad Gozali, MM, mengatakan bahwa saat ini status pulau Kalimantan adalah bebas penyakit Brucellosis yang dinyatakan dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor. 2540/Kpts/PD.610/6/2009. "Menjadi tugas kita bersama untuk tetap mempertahankannya. Karantina tidak bisa bekerja sendiri, tanpa kerjasama dari instansi terkait dan masyarakat semua upaya karantina tidak akan ada artinya," ujarnya lagi

"Saya harapkan dukungan dari semua Instansi dan masyarakat yang ada di Kabupaten Kotabaru ini. Mari bersama-sama berperan aktif menjaga Wilayah Kalimantan Selatan bebas dari Brucellosis," tutup Gozali
Semoga dengan terjalin sinegitas antara Karantina Banjarmasin dengan semua instansi terkait, kita dapat mempertahankan pulau Kalimantan tetap bebas Brucellosis. Mari dukung upaya kita ini.

Informasi Terkait