Karantina Pertanian Banjarmasin Pastikan Kesehatan Hewan Kurban

Karantina Pertanian Banjarmasin Pastikan Kesehatan Hewan Kurban

Banjarmasin (25/06) - Siang itu, di bawah teriknya sinar matahari, tiga Srikandi Pejabat Karantina Pertanian Banjarmasin, Maslida Iriyani, Istikomah, dan Watinah dengan sigap melakukan tindakan pemeriksaan. Tindakan dilakukan terhadap pemasukan sapi potong dan kambing potong di dua pelabuhan sekaligus, yaitu Pelabuhan Basirih dan Pelabuhan RK. Ilir di Kota Banjarmasin. Tujuan pemasukan dua hewan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.

Tak tanggung-tanggung, terdapat 291 ekor sapi potong berjenis sapi Bali dan sapi Madura dengan bobot rata-rata sekitar 350 Kg. Juga 121 ekor kambing potong berjenis kambing kacang dari Kabupaten Bima (Nusa Tenggara Barat) dan Kabupaten Bangkalan (Jawa Timur). Hewan-hewan tersebut diangkut dalam dua kapal yaitu Kapal Layar Motor (KLM) Duta Kencana dan KLM. Purnama Haji dengan nilai sekitar 5,6 Milliar Rupiah.

"Kami selaku Pejabat Karantina Pertanian memastikan setiap pemasukan hewan, apalagi hewan kurban menjelang perayaan Iduladha 1441 H ke Kota Banjarmasin ini khususnya dan Kalimantan Selatan pada umumnya, wajib dilengkapi dokumen sertifikat kesehatan hewan (KH-11) yang sah dan lengkap dari karantina asal. Selain itu, kami juga melakukan pemeriksaan untuk memastikan hewan tersebut sehat dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat serta bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), yaitu Brucellosis dan Antraks. Kedua penyakit tersebut umumnya menyerang hewan ruminansia seperti sapi dan kambing," Maslida menjelaskan.

SobatQ, berdasarkan data pada IQFAST Badan Karantina Pertanian, sepanjang bulan Juni ini tercatat sudah 50 kali frekuensi pemasukan sapi potong melalui pelabuhan di Banjarmasin dengan jumlah total 1.839 ekor. Hal ini meningkat tajam dibandingkan dengan kegiatan di bulan Mei yang hanya 24 kali dengan jumlah 1.925 ekor.

Data ini menunjukkan bahwa sapi dan kambing potong banyak didatangkan dari luar Kalimantan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalsel akan hewan kurban. Untuk itu SobatQ, ayo lapor dan periksakan hewan dan produk hewan Anda kepada Karantina Pertanian agar dapat dipastikan kesehatannya dan layak dikonsumsi oleh masyarakat.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianBanjarmasin

Informasi Terkait