Adakah yang Menyangka, Bahan Baku Dupa pun Diekspor ke Tiongkok

Adakah yang Menyangka, Bahan Baku Dupa pun Diekspor ke Tiongkok

Banjarmasin - Kalimantan Selatan memiliki hasil pertanian unggulan yang potensial untuk diekspor. 
Palm Kernel Expeller (PKE) merupakan turunan dari inti kelapa sawit yang telah dipisahkan minyaknya dan dikeringkan. Produk ini diminati negara Tiongkok untuk pakan ternak dan bahan baku pembuatan dupa.

Mengawali tahun 2019, Karantina Banjarmasin fasilitasi ekspor PKE dengan melakukan tindakan karantina. Pemeriksaan dilakukan secara visual terhadap komoditas di Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT) milik PT. S.tbk, pada Kamis (03/01).

Pemeriksaan dilakukan untuk pastikan kesehatan dan kesesuaian bentuknya, sebelum diterbitkan Phytosanitary Certificate.

"Kami lakukan pemeriksaan, untuk memastikan komoditas bebas dari serangga gudang sebelum dikirim," ujar Afrian Wijaya, petugas Karantina Banjarmasin.

Komoditas sebanyak 6.300 MT yang mempunyai nilai ekonomi USD 771.750, akan dikirim menggunakan kapal MV. Scsc Luck. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kegiatan ekspor produk unggulan Kalimantan Selatan. Karantina Banjarmasin mendukung peningkatan akselerasi ekspor produk pertanian Indonesia.

#LaporKarantina🍎🐕
#KarantinaBanjarmasin

 

Informasi Terkait