Ratusan Burung dari Kalsel Gagal Berkicau di Pulau Jawa

Ratusan Burung dari Kalsel Gagal Berkicau di Pulau Jawa
Banjarmasin - Berkat kolaborasi yang apik, Pejabat Karantina Pertanian Banjarmasin dan Polsek KPL Pelabuhan Trisakti berhasil menggagalkan upaya pengeluaran 286 ekor burung kicau menuju Kota Surabaya, Jawa Timur tanpa dilengkapi dokumen karantina pada Minggu dini hari (30/08) sekitar pukul 04.20 wita.
 
Untuk menghindari pemeriksaan, burung burung tersebut diangkut ke mobil truk dan dikemas oleh pemiliknya dalam 37 boks kardus berisi 216 ekor burung jenis cucak hijau dan 7 boks kardus berisi 70 ekor burung jenis kacer. Rencananya akan diberangkatkan menggunakan kapal KM.MF.
 
Namun berkat kejelian pejabat Karantina Pertanian Banjarmasin dengan didukung Polsek KPL Pelabuhan Trisakti, upaya tersebut dapat digagalkan. Sementara pengemudi dan pemilik burung belum diketahui keberadaannya, burung burung tersebut selanjutnya diamankan di Kantor Karantina Pertanian Banjarmasin.
 
"Hari ini, Pejabat Karantina Pertanian Banjarmasin didukung Polsek KPL Pelabuhan Trisakti berhasil menggagalkan upaya pengeluaran 286 ekor burung kicau dari jenis cucak hijau dan kacer tanpa dilengkapi dokumen karantina. Untuk itu, kami mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolsek KPL Pelabuhan Trisakti dan jajarannya atas dukungan penuhnya.
 
Jelas perbuatan ini melanggar UU Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan pasal 35 jo pasal 88 dengan ancaman hukuman
pidana selama 2 (dua) tahun dan dikenakan denda sebesar Rp.2.000.000.000,- (dua milyar rupiah)", tegas Kepala Karantina Pertanian Banjarmasin drh Nur Hartanto, MM. didampingi Kasi Pengawasan Penindakan Lulus Riyanto, S.IP.
 
"Selanjutnya, guna menyelamatkan burung burung tersebut, maka Karantina Pertanian Banjarmasin bekerjasama dengan BKSDA Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pelepasliaran pada hari Senin 31 Agustus 2020. Lokasinya berada di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Banjarbaru yang disaksikan oleh anggota Batalyon Kompi Senapan A Yonif 623 / Banjarbaru," lanjut Nur Hartanto.
"Kami dari BKSDA Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi tingginya kepada Karantina Pertanian Banjarmasin. Terbukti telah turut serta dalam pelestarian keanekaragaman sumber daya hayati, khususnya satwa liar. Semoga koordinasi yang sudah baik selama ini dapat terus terjaga dan ditingkatkan di kemudian hari," pungkas Kepala BKSDA Kalsel Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc.
 
Nah SobatQ, jangan lupa apabila akan melalulintaskan hewan / tumbuhan dan produknya, untuk lapor dan periksakan ke kantor Karantina Pertanian.
 

Informasi Terkait