Lagi !! Karantina Banjarmasin gagalkan pemasukan unggas ilegal

Lagi !! Karantina Banjarmasin gagalkan pemasukan unggas ilegal

Banjarmasin  - Karantina Banjarmasin kembali menggagalkan pemasukan puluhan ekor burung tanpa disertai dokumen Karantina asal Surabaya di pelabuhan laut Trisakti Banjarmasin dengan menggunakan Kapal KM. Dharma Kartika IX. Puluhan unggas tersebut terdiri dari 11 ekor Perkutut Putih dan 49 ekor Parkit dengan total 60 ekor.

Untuk mengelabui petugas, unggas tersebut dikemas dalam 4 ( empat ) keranjang buah yang disimpan di dalam truk dan disembunyikan di belakang kursi pengemudi. Upaya pemasukan unggas ilegal ini terbongkar saat petugas melakukan pemeriksaan rutin di pelabuhan Trisakti yang memang merupakan pintu untuk lalulintas dari Surabaya tujuan ke Banjarmasin. Tim Karantina Banjarmasin dipimpin langsung oleh Kasi Wasdak Lulus Riyanto,S.IP  bersama Kasi Karantina Hewan, drh. Isrokal, dan Penyidik dari Karantina Banjarmasin, Priyatno, SP bersama dengan anggota kepolisian Pelabuhan Trisakti, langsung melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Berkat kejelian dan kesigapan petugas, upaya pemasukan unggas tanpa dokumen Karantina ini dapat kami gagalkan. Kami melakukan pemeriksaan, meminta dokumen kesehatan karantina kepada pengemudi ternyata pengemudi tidak dapat menunjukkannya,sementara pemilik belum dapat ditemukan. Sehingga puluhan burung tersebut kami amankan dan akan kami bawa ke kantor Karantina Banjarmasin sebagai barang bukti". ujar Isrokal

Penahanan ini sesuai dengan UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Dalam Undang-undang tersebut dinyatakan bahwa untuk melalulintaskan hewan dari satu area ke area lain di Indonesia wajib dilengkapi dengan sertifikat kesehatan Karantina dari daerah asal dan harus dilaporkan kepada Petugas Karantina ditempat pemasukan.

Guna memberikan efek jera, untuk selanjutnya kasus ini akan diteruskan ke tahap penyidikan karena sebelumnya pernah dilakukan sosialisasi dan tindakan penolakan kembali ke daerah asal beberapa waktu lalu, namun diulang kembali oleh pemilik yang sama. Hal ini merupakan bentuk sinergisitas antara Karantina Banjarmasin dengan Kepolisian Pelabuhan Trisakti. Terhadap kasus ini akan dilakukan koordinasi lebih lanjut dengan Karantina Surabaya.

#LaporKarantina

#KarantinaPertanianBanjarmasin

Informasi Terkait