prosedur-karantina-hewan

Prosedur Tindakan Karantina Hewan

Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin

prosedur-karantina-hewan
  1. Prosedur Tindakan Karantina Masuk (Impor dan Domestik Masuk)
    1. Pengguna jasa mengajukan permohonan pemeriksaan karantina (KH-1) terhadap hewan secara online atau manual beserta dokumen kelengkapannya ditujukan kepada Kepala Balai melalui petugas pelayanan;
    2. Petugas pelayanan menyerahkan KH-1 beserta dokumen kelengkapannya kepada Kepala Bidang atau Seksi Karantina Hewan;
    3. Kasie Karantina Hewan atas nama Kepala Balai menerbitkan Surat Tugas (KH-2);
    4. Kasie menyerahkan surat tugas (KH-2) kepada Pejabat Fungsional Medik Veteriner dan Paramedik Veteriner;
    5. Pejabat fungsional melaksanakan tindakan karantina berdasarkan surat tugas;
    6. Pejabat fungsional menyampaikan hasil tindakan karantina kepada Kasie;
    7. Kasie Karantina Hewan menerima laporan hasil tindakan karantina dan disposisi untuk dilakukan tindakan karantina selanjutnya;
    8. Pejabat fungsional Medik Veteriner menerbitkan sertifikat Kesehatan Hewan (KH-9), sertifikat Sanitasi Produk Hewan (KH-10) atau sertifikat Benda Lain (KH-11) atau sertifikat Pelepasan Karantina Hewan (KH-12) dan menyerahkan kepada petugas pelayanan;
    9. Berdasarkan sertifikat KH-9, KH-10, KH-11, KH-12, bendahara penerima menerbitkan kuitansi sebagai bukti bagi pengguna jasa dalam proses pengambilan sertifikat karantina (KH-9, KH-10, KH-11, KH-12);
    10. Petugas pelayanan operasional menyerahkan sertifikat karantina (KH-9, KH-10, KH-11, KH-12) kepada pengguna jasa setelah pengguna jasa menunjukan bukti pembayaran/PNBP.
  2. Prosedur Tindakan Karantina Keluar (Ekspor dan Domestik Keluar)
    1. Pengguna jasa mengajukan permohonan pemeriksaan karantina (KH-1) terhadap hewan secara online atau manual beserta dokumen kelengkapannya ditujukan kepada Kepala Balai melalui petugas pelayanan;
    2. Petugas pelayanan menyerahkan KH-1 beserta dokumen kelengkapannya kepada Kasie Karantina Hewan;
    3. Kasie Karantina Hewan atas nama Kepala Balai menerbitkan Surat Tugas (KH-2);
    4. Kasie Karantina Hewan menyerahkan surat tugas (KH-2) kepada Pejabat Fungsional Medik Veteriner dan Paramedik Veteriner;
    5. Pejabat fungsional melaksanakan tindakan karantina berdasarkan surat tugas;
    6. Pejabat fungsional menyampaikan hasil tindakan karantina kepada Kasie Karantina Hewan;
    7. Kasie Karantina Hewan menerima laporan hasil tindakan karantina dan disposisi untuk dilakukan tindakan karantina selanjutnya;
    8. Pejabat fungsional Medik Veteriner menerbitkan sertifikat Kesehatan Hewan (KH-9), sertifikat Sanitasi Produk Hewan (KH-10) atau sertifikat Benda Lain (KH-11) atau sertifikat Pelepasan Karantina Hewan (KH-12) dan menyerahkan kepada petugas pelayanan;
    9. Berdasarkan sertifikat KH-10/KH-11/KH-12, bendahara penerima menerbitakan kuitansi sebagai bukti pengguna jasa dalam proses pengambilan sertifikat karantina (KH-9, KH-10, KH-11, KH-12);
    10. Petugas pelayanan operasional menyerahkan sertifikat karantina (KH-9, KH-10, KH-11, KH-12) kepada pengguna jasa setelah pengguna jasa menunjukan bukti pembayaran PNBP.