bg

Karantina Banjarmasin Semarakkan Car Free Day di Lapangan Murjani Banjarbaru

oleh Andi Natalesmana, SP18 Desember 2017

berita-news-karantina-pertanian
qr-code

Bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan serta didukung oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Kalimantan Selatan, Komunitas Pecinta Iguana Regional Banjarbaru, iRadio, Harian Radar Banjarmasin dan Duta TV, Karantina Banjarmasin semarakkan acara car free day di lapangan Murjani bersama warga Banjarbaru dan sekitarnya. Acara tersebut diisi dengan kegiatan senam bersama, jalan sehat, konsultasi dan pemeriksaan kesehatan hewan serta vaksinasi rabies hewan kesayangan, tentunya semua kegiatan ini tanpa dipungut biaya atau gratis.

Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, seperti Banjarmasin, Banjarbaru, dan Banjar yang datang berbondong-bondong membawa hewan kesayangannya, seperti kucing, anjing dan musang.

Warga masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memeriksakan kesehatan hewan kesayangannya serta mengajukan beberapa pertanyaan terkait karantina serta prosedur pengiriman hewan dan tumbuhan. Selain itu, hewan kesayangan yang tergolong hewan penular rabies (HPR) diberikan vaksinasi rabies secara cuma-cuma. Vaksinasi ini penting dilakukan untuk meningkatkan kekebalan hewan terhadap serangan rabies. Tindakan ini sebagai salah satu upaya dalam mendukung Indonesia bebas rabies Tahun 2020.

"Saya sangat senang sekali dengan acara ini dan saya berharap tahun depan kegiatan serupa diadakan lagi”

Di Indonesia, dari 34 provinsi, terdapat 24 provinsi yang merupakan wilayah endemis rabies. Sedangkan sembilan provinsi sudah bebas rabies, yakni Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung.

Acara tersebut di buka secara resmi oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin, drh. Achmad Gozali, MM. Dalam sambutannya, Kepala Balai menuturkan pentingnya peran Karantina Pertanian dalam mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan dan tumbuhan. Masyarakat diharapkan membantu petugas karantina dengan cara melaporkan hewan dan tumbuhannya sebelum dilalulintaskan baik ekspor, impor, maupun antararea. Saya sangat senang sekali dengan acara ini dan saya berharap tahun depan kegiatan serupa diadakan lagi” tutur Gatot yang membawa musang akar kesayangannya.

Acara semakin semarak lagi karena di penghujung acara ada pembagian door prize bagi masyarakat yang beruntung, hadiah dan diserahterimakan langsung oleh Kepala Balai. Diharapkan dengan adanya sosialisasi ini, eksistensi Karantina Pertanian dapat lebih dikenal lagi oleh masyarakat.