bg

Audit Internal Sistem Manajemen Mutu Laboratorium BKP Kelas I Banjarmasin Berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2008

oleh Ani Yuliani, SP01 Agustus 2016

berita-news-karantina-pertanian
qr code

Audit merupakan proses yang sistematis, independen, dan terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit (audit evidence), dan mengevaluasinya secara obyektif untuk menetapkan tingkat pemenuhan kriteria audit. Audit internal merupakan suatu penilaian atas keyakinan, independen, obyektif dan aktivitas konsultasi yang dirancang untuk menambah nilai dan meningkatkan efektivitas organisasi., membantu organisasi mencapai tujuannya dengan membawa pendekatan yang sistematis dan disiplin untuk mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses manajemen risiko, pengendalian, dan tata kelola.

Audit internal merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh instansi sebagai bentuk refleksi evaluasi diri yang dilakukan oleh instansi itu sendiri. Audit internal ini dimaksudkan untuk meninjau tingkat kesesuaian dan efektifitas penerapan Sistem Manajemen Mutu yang telah ditetapkan dan menjadi dasar arah strategi dan sasaran mutu instansi yang ingin dicapai dan tertuang dalam Panduan Mutu. Proses Audit internal berfungsi sebagai alat manajemen untuk assesmen mandiri terhadap semua proses atau kegiatan yang telah diselenggarakan oleh instansi dan ditunjuk dalam Sistem Manajemen Mutu. Proses Audit Internal dengan menyediakan perangkat untuk memperoleh bukti objektif bahwa persyaratan klausul-klausul SNI ISO IEC 17025:2008 yang ada telah dipenuhi, karena Audit internal menilai keefektifan dan efisiensi implementasi SMM SNI ISO 17025:2008.

Audit internal merupakan wujud implementasi sistem manajemen mutu laboratorium sehingga semua jajaran manajer dan personel laboratorium mampu memahami dan mengimplementasikan sistem manajemen mutu secara benar

Laboratorium Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin telah melakukan audit internal periode 2016 pada tanggal 28 Juli-01 Agustus 2016, sebagai wujud implementasi sistem manajemen mutu laboratorium sehingga semua jajaran manajer dan personel laboratorium mampu memahami dan mengimplementasikan sistem manajemen mutu secara benar. Pembukaan dan penutupan Audit internal dihadiri oleh jajaran manajer, analis, penyelia, staf mutu dan staf administrasi. Pembukaan dipimpin oleh Manajer Mutu, dilanjutkan dengan pengarahan dari Manajer Puncak. Kegiatan Audit internal dilakukan secara silang.

Penutupan audit internal dilakukan pada tanggal 01 Agustus 2016 untuk menyampaikan temuan ketidaksesuaian yaitu satu temuan untuk audit pada Manajer Puncak, duatemuan untuk audit pada Manajer Mutu, dua temuan untuk audit pada laboratorium Karantina Hewan, dua temuan untuk audit pada laboratorium Karantina Tumbuhan, dan satu temuan pada administrasi. Hasil temuan ketidaksesuaian dilaporkan oleh audite selanjutnya dilakukan identifikasi permasalahan. Manajer mutu berkoordinasi dengan Manajer Teknis Karantina Hewan dan Manajer Teknis Karantina Tumbuhan, serta Manajer Administrasi dalam mengidentifikasi permasalahan selanjutnya dilakukan pembagian tugas perbaikan hasil temuan ketidaksesuaian. Waktu penyelesaian dari tiap-tiap temuan bervariasi. Laporan tindakan perbaikan diverifikasi oleh Manajer Mutu dan semuanya telah disetujui pada tanggal 15 Agustus 2015.